Oleh: Rahma
Sejak mentari lama tak bersinar terang
kau tak hadir dengan sejuta cahaya terang
mengais kerinduan yang terbang
bersama kedamaian hati yang tenang
Tidak ada kisah paling indah saat di dekatmu
ketika dayamu menunjukkan kehebatanmu
dihadapanku dan dihadapanmu
menyayangiku setulus hati dan begitu juga denganku
Namun alam melukiskan hal lain tentangmu
wajahmu, melukiskan kekecewaan yang mendalam kepadaku
aku akui saat jemari tak mampu bersatu
akupun tak mampu menjelaskan dihadapan telingamu
Biarlah menjadi kenangan indah saat kita satu
sebelum perbedaan memisahkan menjadi aku dan kamu tak satu
sungguh beban besar jika harus memikul seorang diri sepertiku
haruskah ku pandangi bintang dilangit menjadi kekuatanku
agar mendapatkan energi cintamu kembali
seperti saat kekecewaan itu tak pernah ada di sini
menghancurkan keberadaan kita menjadi seorang diri
yang takkan mungkin kuat jika harus sendiri
aku sadari dosaku takkan pernah mampu terhitung
kekayaan dosa yang ku miliki menjadikan kenangan
dan akan menjadikan celah-celah kehidupan yang terang
seperti saat ku ada didekatmu memeluk ketulusan dan membawaku terbang
terimakasih ketulusan yang kau berikan selama ini
kau harus tahu apapun takkan mampu menggantikan semua tentang diri ini
aku takkan pernah membuat duri
untuk menyakitimu, menyingkirkanmu, terlebih untuk pergi
bumi dan langit takkan rela
jika harus kehilangan atas nama kekecewaan
begitu juga denganku sang pemilik dosa
yang takkan membiarkanmu jatuh dan terluka
2 Komentar untuk "Kau Berbeda"
Badai pasti berlalu.. Berlatih untuk terbiasa mungkin sebelum dermaga tua menjadi puing dihempas ombak. Bagaimanapun kapal besar lbih indah membawa ke laut lepas, samudera yang bebas penuh rasa ceria, memahami lbih jauh. Kapal besar bahkan mungkin tak harus berlabuh kepada dermaga tua. Kalaupun iya sekali sekali melihat sekedar mengingat. Ya.. begitulah. Hargai siklus hidup..
tak usah menjadi benteng yang berusaha untuk kokoh saat badai menerpa, jatuhkan saja jika sudah waktunya terjatuh, dari pada harus mengais mesengsaraan yang tiada habisnya di buat sendiri..