Hay hay..hay.. salam hangat untuk kita semua, semoga Tuhan yang maha besar senantiasa memeluk dengan kenikmatan dan kasih sayangnya.
Sahabat tripepa.com malam ini terasa panas menyengat di tengah hiruk pikuknya kota Pekalongan, tepatnya Pekalongan Utara. Wilayah dekat pantai utara yang terkenal dengan mitosnya, ah.. apalah itu. Untuk tulisan kali ini bukan untuk membahas mitos-mitos yang seharusnya tidak saya tahu (karena memang takut) jadi lupakanlah sahabat. hikshikshik...
Sahabatku, pernah kah merasakan perih yang begitu terasa? oh yah tentu pernah bukan, bagaimana rasanya? masih sesak di dada? oh oh oh.. no no no... cukup di ingat tidak perlu manyun seperti itu lupakan dia, dan ucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya.
Kenapa mesti berterimakasih? oh tentu, bagaimana tidak, dari dialah kita menjadi kuat, tegar, sabar, mengerti, dan satu lagi, yakni diselamatkan dari orang yang jahat. kok? pasti tahu jawabannya bukan?
Sahabat tripepa.com, dari tadi penulis sebut-sebut "dia", paham tidak dia siapa?
oke bagus kalau paham, dia masa lalu yang menghantamkan tembok asmara, ihirr....
Sahabatku, bagaimana mungkin mencari cinta yang lain selain cinta kepadanya, mungkin itu yang dulu senantiasa kita ucap-ucapkan sebagai kekuatan untuk tetap bertahan dalam hubungan itu. Tapi bagaimanapun juga, jika Tuhan tidak menghendaki hubungan itu, bisa saja runtuh dengan sendirinya walau sudah di pertahankan sekuat-kuatnya.
Cinta yang dulu berjanji untuk selamanya, sampai akhir hayat sampai tangan Tuhan tidak menyatukan kita lagi, aah.. no no no untuk saat ini.
Untuk sahabat tripepa.com yang saat ini sedang dilanda kepedihan yang amat dalam, yang tidak bisa penulis ekspresikan dengan untaian kata-kata, tapi penulis paham bagaimana rasanya bukan?
yang jelas sekarang mulailah untuk membuka mata, membuka telinga selebar-lebarnya, kuatkan hati dan belajar ikhlaslah untuk bisa melepaskannya. Bagaimana cara untuk bisa mengikhlaskannya, sedangkan itu sangatlah sulit? sebenarnya mudah sahabatku, sekarang berpikirlah untuk,
- Berpikirlah bahwa Pria/wanita bukan hanya satu
- Berpikirlah akan jodoh yang sudah disiapkan Tuhan
- Berpikirlah bahwa Tuhan menyiapkan jodoh yang terbaik yang kita butuhkan
- Berpikirlah bahwa kita telah diselamatkan dari orang yang tidak pantas dengan kita
- Berpikirlah masa depan untuk lebih serius dalam menyiapkan kehidupan yang lebih baik
- Berpikirlah anda orang baik, maka pantasnya mendapatkan yang baik pula
- Berpikirlah jika memang dia bukanlah terbaik untuk kita
Sahabatku, jika dalam suatu hubungan hanya kita yang mampu untuk memberi, memberi cinta, ketulusan, perhatian dan pengertian, kapan waktunya kita untuk menerima semua itu? mungkin dengan pengalaman buruk yang pernah ada, menjadikan diri kita bersyukur dan percaya akan rencana Tuhan yang jauh lebih baik.
Penulis sangat bersemangat sekali dalam tulisan masalah ini, andai tulisan ini mampu menggambarkan ekspresi wajah saya saat ini, mata terpasang tajam, bibir manyun tanda serius, dada dibusungkan lurus pandangan kedepan layar komputer. ah... ini menunjukan ketulusan dan keseriusan dalam tulisan kali ini. Berharap akan ada efek baik bagi pembaca dan diri saya sendiri.
Sahabatku,siapapun pasti pernah terluka bukan? marilah kita intropeksi diri! mungkin banyak hal yang tidak pernah kita sadari selama ini, kesalahan-kesalahan kecil bertumpuk menjadi besar tanpa disadari hingga Tuhan melepaskan antara kita dan diri mereka di luar sana.
Dalam tahapan ini, kita perlu juga memperbaiki diri, dengan bagaimana?
- Mendekatkan diri kepada Tuhan
- Memfokuskan masa depan yang lebih baik
- Fokuskan Tujuan hidup yang matang
- Mantapkan hati bahwa diri kita perlu lebih banyak bersyukur
- Perbaiki kualitas diri, kembangkan kreatifitas, dan kehebatan lainnya
- Tanamkan tekad diri untuk membuktikan jika "saya bisa hebat walau tanpamu"
ah... sepertinya semua hal ini akan menjadikan sebuah pengaruh besar bagi diri kita. Hidup lebih berkembang dan akan banyak manfaat yang akan didapat. Baik untuk diri kita maupun untuk orang lain disekeliling kita.
Percayalah sahabatku, kualitas diri berbanding lurus dengan cinta berkelas. Perbaiki kualitas diri maka cinta berkelaspun akan datang dengan sendirinya.
Lupakan masa lalu, tatap masa depan dan teruslah berjalan stabil.
Namun adakalanya kita menengok kebelakang, untuk pelajari apa-apa yang seharusnya tidak dilakukan dimasa depan.
cukup untuk tulisan kali ini, semoga bermanfaat.. dan salam hangat salam cinta untuk sahabat tripepa.com.
0 Komentar untuk "Perbaiki Kualitas Diri Cinta Berkelas Akan Datang"