Sahabat tripepa, menjadi kaya adalah izin dari sang pencipta memang merupakan hal yang tidak dapat dipungkiri, namun perlu dipahami sebaik baiknya doa adalah keinginan yang disertai dengan usaha dan kesunggguhan. Cerita dan pandangan pribadi yang hari ini hadhara bagikan hanyalah sebuah inspirasi sederhana yang mengundan gejolak mengapa kita seharusya menjadi orang kaya.
![]() |
| Inspirasi Menjadi Orang Kaya |
Hari ini, 25 januari 2015 kebetulan hadhara sedang dalam kondisi sibuk dan penat sekali dengan kegiatan, beberapa diantaranya merupakan kegiata yang sudah di rencanakan secara matang, beberapa diantaranya lagi merupakan kegiatan kondisional dan kadang dadakan. Hari itu adalah sehari setelah kegiatan laucnhing akbar novel salah satu sahabat di team kami yang berjudul Merah Punce. Dikarenakan kegiatan yang mendadak dan kami tidak membawa motor untuk menempuh jarak yang cukup untuk menjangkau lokasi launching novel dari rumah kami, kami menggunakan angkutan umum saja. Tidak masalah bagi kami selama kami bisa menghadiri kegiatan launching tersebut, karena kami paham arti dari sebuah team. Sekecil apapun peran kami pasti cukup berarti.
Namun disinilah letak inspirasi yang ingin hadhara sampaikan kepada sahabat tripepa, usai kegiatan launching novel tersebut, dimana kondisi kami masih dalam kelelahan, walau sudah istirahat namun belum juga mengembalikan energi kami untuk beraktivitas dengan enjoy, kami harus pulang dengna menggunakan angkutan umum, “mobil tembak” orang daerah kami (gayo) menyebutnya. Mobil yang notabenenya mengangkut penumpang yang bepergian jarak jauh.
Hari itu, hadhara ditemani oleh sahabat yang bernama ijo sudah menunggu dalam waktu yang cukup lama, beberapa mobil bahkan ketika di stop tidak memberikan tumpangan, lelah rasanya menunggu hingga hampir 1 jam baru ada mobil yang bisa kami tumpangi.
Kondisi mobil yang sudah tidak enak inilah yang menjadi inspirasi dan dendam positif yang membekas di hati hadhara, ketika mobil yang sudah beraroma tidak sedap itu harus ditambah lagi dengan pilihan lagu jadul yang tidak enak di dengar, ditambah lagi seorang bapak sopir yang tidak mengerti kondisi penumpang malah merokok dengan bebasnya hingga mau tak mau hadhara harus menghirup asap beracun tersebut. Sopir yang memang tidak puas hanya menghabiskan satu dua batang rokok saja selama perjalananan, namun entah berapa batang yang ia mampu untuk terus dihisap tanpa memperdulikan ketidaknyamanan kami, hari itu hadhara berfikir. “coba ya seandainya aku punya mobil pribadi, aku bisa berangkat kapan saja aku mau, aku bisa mendegarkan lagu apa yang membuatku nyaman dan yang paling penting aku bisa bepergian tanpa harus terganggu dengan ketidaknyamanan dan sopir-sopir yang merokok tersebut. Ah.. Enaknya menjadi orang kaya. Disamping itu, Hadhara juga tidak ingin menjadi orang yang tidak bersyukur, mungkin hal sederhana seperti inilah yang memotivasi bahwa pentingya motivasi menjadi orang kaya.
Banyak orang yang membenci kekayaan. Mengapa? Karena katanya orang kaya itu sombong, orang kaya itu tidak bersyukur. Ketakutan menjadi sombong dan tidak bersyukur melemahkan inspirasi orang takut menjadi kaya. Emang kenapa, adakah yang salah jika kita menjadi orang kaya yang tidak sombong dan terus bersyukur?
Inspirasi sederhana yang merupakan pengalaman hadhara diatas sangat berharga dan berdampak langsung bagi hadhara sendiri, semoga juga bermanfaat untuk sahabat tripepa untuk keluar dari zona nyaman yang selama ini menghadirkan seolah sudah cukup apa yang kita miliki.
Setiap orang harus berusaha untuk menjadi orang kaya, orang kaya yang bersyukur, kaya hati. Uang memang tidak menjamin kebahagiaan, namun uang adalah salah satu sumber kebahagiaan. Kita bia membahagiaaka orang tua kita dengan liburan bersama mereka, membantu lebih banyak orang dengan memberikan modal usaha. Sungguh kaya itu tidak dosa. Perbaiki niat menjadi orang kaya yang memberi manfaat untuk banyak orang.
Mari membuat hidup kita lebih nyaman, merupakan sebuah doa sejujurnya saya menuliskan artikel ini. Hati yang mengutuk melawan egoisme orang orang yang masih belum peduli terhadap sesama, terima kasih bapak sopir yang merokok, engkau telah memberi motivasi kepadaku untuk tidak tetap berada dalam zona nyaman terhadap keadaanku sekarang. Aku bisa bepergian dengan lebih menyenangkan di masa depan karena motivasimu. Sungguh hari ini jiwa dan hatiku tersiksa harus bertahan dalam suasana yang tidak aku senangi. Aku percaya, ini adalah bentuk dan aksi sang pencipta menyadarkan, hei hadhara bangun.... kalau kamu mau enak dimasa depan, ayo usaha. Ayo usaha, kamu bisa menjadi orang berada yang bermanfaat untuk orang lain.
Itu saja sahabat tripepa, penggalan cerita sederhana mengapa kita harus menjadi orang kaya. Semoga ada setitik manfaat dari tulisan bebas ini. Salam Tripepa
Namun disinilah letak inspirasi yang ingin hadhara sampaikan kepada sahabat tripepa, usai kegiatan launching novel tersebut, dimana kondisi kami masih dalam kelelahan, walau sudah istirahat namun belum juga mengembalikan energi kami untuk beraktivitas dengan enjoy, kami harus pulang dengna menggunakan angkutan umum, “mobil tembak” orang daerah kami (gayo) menyebutnya. Mobil yang notabenenya mengangkut penumpang yang bepergian jarak jauh.
Hari itu, hadhara ditemani oleh sahabat yang bernama ijo sudah menunggu dalam waktu yang cukup lama, beberapa mobil bahkan ketika di stop tidak memberikan tumpangan, lelah rasanya menunggu hingga hampir 1 jam baru ada mobil yang bisa kami tumpangi.
Kondisi mobil yang sudah tidak enak inilah yang menjadi inspirasi dan dendam positif yang membekas di hati hadhara, ketika mobil yang sudah beraroma tidak sedap itu harus ditambah lagi dengan pilihan lagu jadul yang tidak enak di dengar, ditambah lagi seorang bapak sopir yang tidak mengerti kondisi penumpang malah merokok dengan bebasnya hingga mau tak mau hadhara harus menghirup asap beracun tersebut. Sopir yang memang tidak puas hanya menghabiskan satu dua batang rokok saja selama perjalananan, namun entah berapa batang yang ia mampu untuk terus dihisap tanpa memperdulikan ketidaknyamanan kami, hari itu hadhara berfikir. “coba ya seandainya aku punya mobil pribadi, aku bisa berangkat kapan saja aku mau, aku bisa mendegarkan lagu apa yang membuatku nyaman dan yang paling penting aku bisa bepergian tanpa harus terganggu dengan ketidaknyamanan dan sopir-sopir yang merokok tersebut. Ah.. Enaknya menjadi orang kaya. Disamping itu, Hadhara juga tidak ingin menjadi orang yang tidak bersyukur, mungkin hal sederhana seperti inilah yang memotivasi bahwa pentingya motivasi menjadi orang kaya.
Banyak orang yang membenci kekayaan. Mengapa? Karena katanya orang kaya itu sombong, orang kaya itu tidak bersyukur. Ketakutan menjadi sombong dan tidak bersyukur melemahkan inspirasi orang takut menjadi kaya. Emang kenapa, adakah yang salah jika kita menjadi orang kaya yang tidak sombong dan terus bersyukur?
Inspirasi sederhana yang merupakan pengalaman hadhara diatas sangat berharga dan berdampak langsung bagi hadhara sendiri, semoga juga bermanfaat untuk sahabat tripepa untuk keluar dari zona nyaman yang selama ini menghadirkan seolah sudah cukup apa yang kita miliki.
Setiap orang harus berusaha untuk menjadi orang kaya, orang kaya yang bersyukur, kaya hati. Uang memang tidak menjamin kebahagiaan, namun uang adalah salah satu sumber kebahagiaan. Kita bia membahagiaaka orang tua kita dengan liburan bersama mereka, membantu lebih banyak orang dengan memberikan modal usaha. Sungguh kaya itu tidak dosa. Perbaiki niat menjadi orang kaya yang memberi manfaat untuk banyak orang.
Mari membuat hidup kita lebih nyaman, merupakan sebuah doa sejujurnya saya menuliskan artikel ini. Hati yang mengutuk melawan egoisme orang orang yang masih belum peduli terhadap sesama, terima kasih bapak sopir yang merokok, engkau telah memberi motivasi kepadaku untuk tidak tetap berada dalam zona nyaman terhadap keadaanku sekarang. Aku bisa bepergian dengan lebih menyenangkan di masa depan karena motivasimu. Sungguh hari ini jiwa dan hatiku tersiksa harus bertahan dalam suasana yang tidak aku senangi. Aku percaya, ini adalah bentuk dan aksi sang pencipta menyadarkan, hei hadhara bangun.... kalau kamu mau enak dimasa depan, ayo usaha. Ayo usaha, kamu bisa menjadi orang berada yang bermanfaat untuk orang lain.
Itu saja sahabat tripepa, penggalan cerita sederhana mengapa kita harus menjadi orang kaya. Semoga ada setitik manfaat dari tulisan bebas ini. Salam Tripepa

0 Komentar untuk "Inspirasi, Aku Harus Menjadi Orang Kaya "